Referensi yang kuat adalah fondasi skripsi. Dosen pembimbing hampir pasti akan bertanya, "Sumbernya dari mana?" — dan jawaban "dari blog" atau "dari AI" tidak akan diterima. Karena itu, kemampuan mencari jurnal ilmiah yang kredibel adalah keterampilan wajib sejak menyusun proposal.
Panduan ini membahas cara mencari jurnal ilmiah langkah demi langkah: situs yang bisa dipakai, trik kata kunci supaya hasil pencarian relevan, cara menilai apakah sebuah jurnal layak dikutip, sampai cara membaca jurnal dengan cepat tanpa harus menghabiskan berjam-jam per artikel.
Kenapa skripsi harus memakai jurnal ilmiah?
Jurnal ilmiah berisi hasil penelitian yang sudah melalui proses telaah sejawat (peer review) — artinya diperiksa oleh peneliti lain sebelum diterbitkan. Dibanding artikel blog, berita, atau konten media sosial, jurnal punya beberapa kelebihan:
- Metodenya jelas — kamu bisa melihat bagaimana data dikumpulkan dan dianalisis.
- Bisa dilacak — ada nama penulis, afiliasi, tahun terbit, dan identitas artikel seperti DOI.
- Jadi dasar teori dan penelitian terdahulu — dua bagian penting di Bab 1 dan Bab 2.
- Membantu menemukan celah penelitian — dari bagian keterbatasan dan saran penelitian selanjutnya.
Banyak kampus juga menetapkan jumlah minimal referensi jurnal dan batas tahun terbit tertentu. Cek pedoman penulisan prodimu sebelum mulai mengumpulkan referensi.
Situs untuk mencari jurnal ilmiah
Berikut sumber yang umum dipakai mahasiswa Indonesia. Kombinasikan beberapa sumber supaya hasilnya lebih lengkap.
| Sumber | Cocok untuk | Catatan |
|---|---|---|
| Google Scholar | Pencarian umum, jurnal nasional & internasional | Lihat jumlah "dikutip oleh" dan fitur artikel terkait |
| Garuda (Garba Rujukan Digital) | Jurnal nasional Indonesia | Banyak artikel berbahasa Indonesia, bisa difilter per bidang |
| SINTA | Mengecek akreditasi jurnal nasional | Peringkat S1 (tertinggi) sampai S6 |
| Perpustakaan & e-journal kampus | Jurnal berlangganan | Akses biasanya lewat akun mahasiswa |
| Layanan e-resources Perpusnas | Database jurnal berlangganan | Daftar keanggotaan Perpusnas secara online |
| Repositori kampus | Skripsi, tesis, dan artikel dosen | Bagus untuk melihat contoh, tapi utamakan jurnal |
Hindari situs yang menyediakan unduhan artikel berbayar secara ilegal. Selain melanggar hak cipta, file dari situs seperti itu sering tidak lengkap atau berisi malware. Kalau artikel tidak bisa diakses, coba cari versi open access, minta lewat perpustakaan kampus, atau hubungi penulisnya.
Cara mencari jurnal dengan kata kunci yang tepat
Hasil pencarian sangat ditentukan oleh kata kunci. Mengetik judul skripsi utuh biasanya justru memberi hasil yang kurang relevan.
1. Pecah judul menjadi variabel
Untuk judul "Pengaruh Konten Ulasan TikTok terhadap Minat Beli Skincare pada Mahasiswi", kata kunci utamanya adalah ulasan online, minat beli, dan TikTok. Cari jurnal untuk tiap variabel, lalu untuk gabungan variabelnya.
2. Pakai sinonim dan istilah bahasa Inggris
Satu konsep sering punya banyak nama. "Ulasan online" bisa juga disebut online review, electronic word of mouth (eWOM), atau customer review. Mencari dengan istilah bahasa Inggris membuka akses ke jurnal internasional.
3. Gunakan operator pencarian
| Operator | Contoh | Fungsi |
|---|---|---|
| Tanda kutip | "minat beli" |
Mencari frasa persis |
| AND | "minat beli" AND "ulasan online" |
Kedua kata kunci harus ada |
| OR | eWOM OR "online review" |
Salah satu kata kunci boleh muncul |
| Tanda minus | minat beli -properti |
Mengecualikan kata tertentu |
| intitle: | intitle:"kepuasan pelanggan" |
Kata kunci harus ada di judul |
4. Batasi tahun terbit
Gunakan filter rentang tahun, misalnya lima tahun terakhir. Teori klasik dari buku atau artikel lama tetap boleh dipakai, tapi data dan penelitian terdahulu sebaiknya terbaru.
5. Telusuri dari satu jurnal yang bagus
Kalau sudah menemukan satu jurnal yang sangat relevan, manfaatkan:
- Daftar pustakanya — untuk menemukan sumber yang lebih lama dan mendasar.
- Fitur "dikutip oleh" — untuk menemukan penelitian yang lebih baru tentang topik yang sama.
- Fitur artikel terkait — untuk menemukan topik serupa yang belum terpikir.
Cara menilai jurnal kredibel sebelum dikutip
Tidak semua yang terlihat seperti jurnal layak dijadikan referensi. Gunakan checklist ini sebelum memasukkan sebuah artikel ke daftar pustaka.

- Terakreditasi atau bereputasi. Untuk jurnal nasional, cek peringkatnya di SINTA. Untuk jurnal internasional, pastikan jurnal itu dikenal di bidangnya dan memiliki proses editorial yang jelas.
- Melalui peer review. Informasinya biasanya ada di halaman tentang jurnal atau kebijakan editorial.
- Punya ISSN dan DOI. ISSN adalah identitas jurnal, sedangkan DOI adalah identitas permanen tiap artikel.
- Terbitan relatif baru, kecuali kamu mengutip teori klasik.
- Penulis dan afiliasi jelas.
- Relevan dengan variabelmu — baca abstrak dan metodenya, bukan hanya judulnya.
Waspadai jurnal predator
Jurnal predator adalah penerbit yang memungut biaya publikasi tanpa proses telaah yang layak. Tandanya antara lain menjanjikan terbit dalam hitungan hari, menerima topik dari bidang apa saja, alamat dan susunan redaksinya tidak jelas, serta banyak salah ketik di situsnya. Kalau ragu, tanyakan ke dosen pembimbing atau pustakawan kampus.
Cara membaca jurnal dengan cepat
Kamu tidak perlu membaca setiap jurnal dari awal sampai akhir. Untuk menyaring puluhan artikel, pakai urutan ini:
- Judul dan abstrak — apakah topik dan variabelnya relevan?
- Metode — jenis penelitian, sampel, dan teknik analisisnya cocok dengan rencanamu?
- Hasil dan kesimpulan — temuan apa yang bisa kamu kutip di latar belakang atau penelitian terdahulu?
- Keterbatasan dan saran — di sinilah celah penelitian sering ditemukan.
Catat setiap jurnal yang kamu baca dalam tabel sederhana: penulis, tahun, judul, metode, hasil utama, dan relevansinya dengan penelitianmu. Tabel ini nantinya sangat membantu saat menulis Bab 2 dan menyusun daftar pustaka format APA.
Mencari jurnal lebih cepat dengan SOM AI
Di SOM AI, kamu bisa mencari jurnal ilmiah dengan bahasa sehari-hari, misalnya "jurnal tentang pengaruh ulasan online terhadap minat beli mahasiswa". Hasilnya diambil dari database jurnal ilmiah nasional dan internasional yang nyata — bukan referensi karangan AI — lengkap dengan tahun terbit dan link sumber. Fitur Literature Review juga bisa merangkum kumpulan jurnal itu menjadi bahan tinjauan pustaka.
Tetap baca sendiri jurnal yang akan kamu kutip, dan pastikan isinya sesuai dengan yang kamu tulis. Kalau masih mencari topik penelitian, mulai dari panduan cara menentukan judul skripsi.
Pertanyaan yang sering ditanya
Berapa jumlah jurnal minimal untuk skripsi?
Tidak ada angka yang sama untuk semua kampus. Banyak prodi meminta puluhan referensi dengan porsi jurnal yang lebih besar daripada buku, serta batas tahun terbit tertentu. Selalu ikuti pedoman penulisan prodimu.
Apa bedanya jurnal SINTA 1 dan SINTA 6?
SINTA mengelompokkan jurnal nasional terakreditasi ke dalam peringkat S1 sampai S6, dengan S1 sebagai peringkat tertinggi. Semua peringkat tersebut sudah terakreditasi, tetapi jurnal dengan peringkat lebih tinggi umumnya dianggap lebih bereputasi.
Bolehkah mengutip skripsi orang lain?
Sebagian kampus membolehkan dengan batasan, sebagian lagi tidak menganjurkan. Skripsi lebih cocok dipakai sebagai contoh struktur atau sumber ide. Untuk teori dan penelitian terdahulu, utamakan jurnal dan buku.
Bagaimana kalau jurnal yang saya butuhkan berbayar?
Coba cari versi open access dengan judul yang sama, akses lewat perpustakaan kampus atau e-resources Perpusnas, atau kirim email sopan ke penulisnya untuk meminta salinan. Banyak peneliti dengan senang hati membagikan artikelnya.



