Judul sudah di-ACC, sekarang saatnya menulis Bab 1. Banyak mahasiswa justru paling lama tertahan di bab ini — bukan karena susah, tapi karena bingung mulai dari mana dan apa saja isinya. Padahal, Bab 1 yang rapi akan memudahkan Bab 2 sampai Bab 5, karena semua bab berikutnya menjawab apa yang kamu tulis di sini.
Panduan ini membahas cara membuat Bab 1 skripsi bagian demi bagian: latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, batasan masalah, dan sistematika penulisan — lengkap dengan contoh dan kesalahan yang perlu dihindari.
Struktur Bab 1 skripsi (Pendahuluan)
Susunan Bab 1 di tiap kampus bisa sedikit berbeda, tapi umumnya berisi:
| Subbab | Isi singkat |
|---|---|
| 1.1 Latar Belakang | Alasan penelitian ini penting dan perlu dilakukan |
| 1.2 Rumusan Masalah | Pertanyaan yang akan dijawab penelitian |
| 1.3 Tujuan Penelitian | Jawaban yang ingin dicapai dari tiap rumusan masalah |
| 1.4 Manfaat Penelitian | Kegunaan hasil penelitian secara teoretis dan praktis |
| 1.5 Batasan Masalah | Ruang lingkup agar penelitian tetap fokus |
| 1.6 Sistematika Penulisan | Gambaran isi tiap bab |
Beberapa kampus juga meminta identifikasi masalah, definisi operasional, atau keaslian penelitian. Selalu ikuti pedoman penulisan dari prodimu.
1. Latar belakang: pakai pola corong
Latar belakang adalah bagian terpanjang dan terpenting di Bab 1. Tujuannya meyakinkan pembaca bahwa masalah yang kamu teliti nyata, penting, dan belum terjawab tuntas.
Cara paling mudah menyusunnya adalah pola corong (piramida terbalik): mulai dari gambaran umum, lalu makin mengerucut ke masalah spesifik penelitianmu.

Urutan paragrafnya kira-kira seperti ini:
- Fenomena umum — gambaran kondisi yang relevan dengan topikmu dan mudah dipahami pembaca.
- Data dan fakta — angka terbaru dari sumber kredibel: badan statistik resmi, laporan lembaga, atau jurnal ilmiah. Data membuat masalahmu terlihat nyata, bukan sekadar opini.
- Teori dan penelitian terdahulu — apa kata teori dan penelitian sebelumnya tentang topik ini.
- Celah penelitian (research gap) — apa yang belum diteliti, hasil yang masih bertentangan, atau konteks yang berbeda.
- Masalah dan alasan penelitian — tutup dengan pernyataan mengapa penelitianmu perlu dilakukan. Paragraf terakhir ini biasanya mengarah langsung ke judul.
Contoh alur latar belakang
Untuk judul "Pengaruh Konten Ulasan TikTok terhadap Minat Beli Skincare pada Mahasiswi di Yogyakarta":
- Fenomena: belanja produk kecantikan lewat media sosial makin populer di kalangan anak muda.
- Data: jumlah pengguna TikTok di Indonesia dan tren penjualan kategori kecantikan di platform digital (cantumkan sumber dan tahunnya).
- Teori: konsep electronic word of mouth dan teori perilaku konsumen.
- Penelitian terdahulu: beberapa studi menemukan ulasan online berpengaruh terhadap minat beli, tetapi sebagian besar meneliti platform lain atau subjek yang berbeda.
- Celah: belum banyak penelitian yang secara khusus meneliti konten ulasan di TikTok pada mahasiswi.
- Penutup: oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh konten ulasan TikTok terhadap minat beli skincare pada mahasiswi di Yogyakarta.
Tips menulis latar belakang
- Gunakan data 5 tahun terakhir dan selalu cantumkan sumbernya.
- Setiap paragraf punya satu ide pokok; jangan melompat-lompat.
- Hindari kalimat pembuka yang terlalu jauh seperti "Sejak zaman dahulu manusia...".
- Panjang latar belakang umumnya sekitar 3–6 halaman, tergantung pedoman kampus.
- Pastikan semua variabel di judul muncul dan dijelaskan di latar belakang.
2. Rumusan masalah
Rumusan masalah berisi pertanyaan penelitian yang akan dijawab. Umumnya ditulis dalam bentuk kalimat tanya, jelas, dan bisa dijawab dengan data.
Contoh untuk judul di atas:
- Apakah konten ulasan TikTok berpengaruh terhadap minat beli skincare pada mahasiswi di Yogyakarta?
- Seberapa besar pengaruh konten ulasan TikTok terhadap minat beli skincare pada mahasiswi di Yogyakarta?
Satu rumusan masalah sebaiknya hanya menanyakan satu hal. Jumlahnya cukup 1–3 pertanyaan untuk skripsi S1, kecuali pedoman kampus menentukan lain.
3. Tujuan penelitian
Tujuan penelitian adalah pasangan langsung dari rumusan masalah. Jumlahnya harus sama, dan biasanya diawali kata kerja seperti untuk mengetahui, untuk menganalisis, atau untuk menguji.
- Untuk mengetahui pengaruh konten ulasan TikTok terhadap minat beli skincare pada mahasiswi di Yogyakarta.
- Untuk mengetahui besarnya pengaruh konten ulasan TikTok terhadap minat beli skincare pada mahasiswi di Yogyakarta.
4. Manfaat penelitian
Manfaat penelitian biasanya dibagi dua:
- Manfaat teoretis — kontribusi terhadap ilmu pengetahuan, misalnya memperkaya kajian pemasaran digital dan menjadi referensi penelitian selanjutnya.
- Manfaat praktis — kegunaan nyata bagi pihak tertentu. Sebutkan pihaknya secara spesifik: bagi pelaku usaha skincare, bagi konten kreator, atau bagi konsumen.
Hindari manfaat yang terlalu umum seperti "bermanfaat bagi semua orang".
5. Batasan masalah
Batasan masalah menjaga penelitianmu tetap fokus dan realistis. Biasanya mencakup:
- Variabel yang diteliti (dan yang tidak diteliti).
- Subjek atau populasi penelitian.
- Lokasi dan periode penelitian.
Contoh: "Penelitian ini dibatasi pada mahasiswi aktif di Yogyakarta yang pernah menonton konten ulasan skincare di TikTok dalam tiga bulan terakhir."
6. Sistematika penulisan
Bagian ini memberi gambaran singkat isi setiap bab, biasanya satu paragraf pendek per bab:
- Bab I Pendahuluan — latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, batasan, dan sistematika penulisan.
- Bab II Tinjauan Pustaka — teori, penelitian terdahulu, kerangka pemikiran, dan hipotesis.
- Bab III Metode Penelitian — jenis penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan dan analisis data.
- Bab IV Hasil dan Pembahasan — hasil pengolahan data dan pembahasannya.
- Bab V Penutup — kesimpulan dan saran.
Kesalahan yang sering terjadi di Bab 1
- Latar belakang tanpa data — isinya opini semua, tidak ada angka atau sumber.
- Tidak ada research gap — pembaca tidak tahu kenapa penelitianmu perlu dilakukan.
- Rumusan masalah dan tujuan tidak sinkron — jumlah atau isinya berbeda.
- Variabel di judul tidak dibahas — misalnya judul menyebut "minat beli", tapi latar belakang tidak menjelaskannya.
- Copy-paste dari skripsi lain — selain berisiko plagiat, konteksnya sering tidak cocok. Kalau similarity-mu tinggi, baca panduan cara menurunkan similarity Turnitin.
- Terlalu panjang dan bertele-tele — fokus ke alur corong, bukan jumlah halaman.
Checklist sebelum Bab 1 diserahkan ke dosen
- Semua variabel di judul dijelaskan di latar belakang.
- Ada data terbaru dengan sumber yang jelas.
- Ada penelitian terdahulu dan celah penelitian.
- Rumusan masalah berupa kalimat tanya yang bisa dijawab dengan data.
- Jumlah tujuan sama dengan jumlah rumusan masalah.
- Manfaat praktis menyebut pihak yang spesifik.
- Format penulisan dan sitasi sesuai pedoman kampus.
Menyusun Bab 1 lebih cepat dengan SOM AI
Kalau kamu sudah punya judul tapi bingung menyusun alurnya, Agent AI Skripsi di SOM AI bisa membantu secara bertahap: mencarikan jurnal ilmiah yang relevan untuk latar belakang dan penelitian terdahulu, menyusun draf Bab 1 sesuai pola di atas, lalu kamu beri masukan di setiap tahap sebelum lanjut ke Bab 2 dan Bab 3.
Belum punya judul? Mulai dulu dari panduan cara menentukan judul skripsi atau coba fitur Cari Judul Skripsi.
Ingat, draf dari AI adalah titik awal. Verifikasi setiap data dan referensi, sesuaikan dengan arahan dosen pembimbing, dan tulis ulang dengan gaya bahasamu sendiri — karena kamu yang akan mempertahankannya saat sidang.
Pertanyaan yang sering ditanya
Berapa halaman ideal Bab 1 skripsi?
Umumnya Bab 1 skripsi S1 sekitar 6–12 halaman, dengan latar belakang sebagai bagian terpanjang (sekitar 3–6 halaman). Angka pastinya tergantung pedoman kampus dan arahan dosen pembimbing.
Apakah Bab 1 boleh memakai kutipan dan sitasi?
Boleh, bahkan dianjurkan. Data, teori, dan penelitian terdahulu di latar belakang harus disertai sitasi. Gunakan gaya sitasi yang ditetapkan kampusmu, misalnya APA.
Apa bedanya identifikasi masalah dan rumusan masalah?
Identifikasi masalah berisi daftar masalah yang ditemukan di latar belakang (bisa banyak). Rumusan masalah adalah pertanyaan penelitian yang sudah dipilih dan dipersempit dari masalah-masalah tersebut untuk dijawab dalam skripsi.
Bab 1 ditulis duluan atau terakhir?
Bab 1 biasanya ditulis pertama sebagai bagian dari proposal. Namun, setelah penelitian selesai, sebaiknya Bab 1 direvisi lagi agar selaras dengan hasil dan kesimpulan di Bab 4 dan Bab 5.


